Powered by Blogger.
Persib Bandung Vs Persija Jakarta | 08 May 2014 | Live RCTI dan K-Vision
Showing posts with label AFF - U19. Show all posts
Showing posts with label AFF - U19. Show all posts
Sunday, 20 October 2013

gavin Profil
Nama Lengkap           : Gavin Kwan Adsit
Tempat/Tanggal Lahir  : Bali/5 April 1996
Umur                          : 16 tahun
Posisi Bermain            : Midfielde/Gelandang
Kebangsaan                : Indonesia
Klub Saat Ini               : CFR Cluj ,Rumania

Pemuda blasteran Amerika dan Jawa ini dilahirkan di Indonesia dan dibesarkan di Bali. Yang menonjol dari Gavin adalah kecerdasannya saat menguasai bola dan pergerakan tanpa bolanya. Tipikal pemain sepakbola modern yang tidak terlalu lama menguasai bola dan rajin bergerak. Pemain yang juga anggota tim nasional u16 ini memiliki tendangan keras dan mematikan yang berhasil membuat kiper Milan Academy tersungkur tak berdaya. Pemain yang bercita-cita menjadi arsitektur ini saat ini mempertimbangkan untuk meneruskan karirnya di MLS (Major League Soccer) amerika serikat, A league di Australia atau tetap di Indonesia. Kemanapun nanti Gavin menentukan pilihannya mari kita doakan yang terbaik untuknya, dan mau kembali mengenakan lambang garuda di dada demi nama Indonesia.
gavin2
CFR Cluj kembali mengundang Gavin Kwan Adsit untuk bergabung dengan klub asal Rumania tersebut pada bulan Maret mendatang. Setelah sempat menjalani trial selama satu minggu pada akhir tahun lalu, nampaknya CFR Cluj, tim yang telah menjuarai liga utama Rumania sebanyak tiga kali itu benar – benar terpikat dengan aksi Gavin Kwan Adsit.
Pihak CFR Cluj telah memberikan kabar kepada gelandang kelahiran Bali berusia 16 tahun itu untuk berangkat ke Rumania pada bulan Maret mendatang. Disana, Gavin tidak akan langsung menandatangani kontrak melainkan ia akan terlebih dahulu tinggal selama 6 bulan sebelum akhirnya akan dikontrak secara permanen oleh wakil Rumania di Liga Champions Eropa tersebut. Selama menunggu keberangkatanya ke Rumania, Gavin akan berlatih bersama SSB Villa 2000 yang berada di Jakarta serta bergabung dengan Tim Nasional U19 asuhan Indra Sjafri.
Dia baru saja menjuarai turnamen HKFA di Hong Kong bersama Timnas U-18. Tim ini berhasil mempertahankan gelar juara. Tim ini ini juga rencananya akan diproyeksikan untuk turun mewakili Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia U20.
timnas u-16


Pesepakbola Indonesia, Gavin Kwan Adsit mempunyai keinginan memperkuat tim nasional Indonesia U-19 yang akan berlaga pada putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar pada Oktober 2014.

Pria kelahiran Pulau Bali, 5 April 1996 itu merupakan pemain yang pernah memperkuat Timnas U-16 dan U-18 beberapa waktu lalu. Di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, Gavin meraih gelar juara di turnamen HKFA yang diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola Hong Kong pada Februari 2013.

Selain meraih juara, pesepakbola yang pernah tergabung di Akademi Sepak Bola Villa 2000, Tangerang itu terpilih sebagai pemain terbaik bersama pemain Indonesia lainnya yaitu Mariando Djonak Uropmabin.

Penampilan cemerlang di level junior membuat klub asal Rumania, CFR Cluj tertarik memakai jasanya. Gavin pun terbang ke Eropa untuk meniti karier.

Dia tidak dapat membela Timnas U-19 di ajang Piala AFF dan babak kualifikasi Piala Asia. Ketidakhadiran kapten timnas U-19 itu membuat Indra Sjafri menyerahkan tanggung jawab memimpin rekan - rekan di lapangan kepada Evan Dimas Darmono.

Kini Gavin Kwan Adsit berkeinginan memperkuat Timnas U-19. Pelajaran sepak bola di Rumania membuat dia siap memberikan yang terbaik bagi skuat 'Garuda Jaya'.

"Hasil kerja keras di Rumania di klub CFR Cluj, saya ingin buktikan dan kembali memperkuat Timnas U-19 di bawah asuhan coach @indra_sjafri :)," tulisnya di akun twitter @Gavinadsit18.

"Kangen dengan teman - teman lama @muhammadhargian @hanzamuyama @GedePutuJA @EvhanDimas@Maldinipali dll:) Semoga kita dipertemukan kembali."
Friday, 20 September 2013
GRESIK -- Seperti yang telah diprediksi banyak orang, Vietnam akhirnya melangkah ke final Piala AFF U-19. Hal itu setelah tim itu mengalahkan Laos 1-0 pada laga yang berlangsung di Stadion Petrokimia, Gresik, Jumat (20/9) sore.

Dengan demikian pada laga Ahad (22/9) nanti Vietnam akan menantang pemenang antara Indonesia dengan Timor Leste. Sampai berita ini diturunkan, pertandingan antara Indonesia versus Timor Leste belum berlangsung.

Vietnam menjadi tim terkuat di Piala AFF U-19 sejauh ini. Sejak babak penyisihan grup, skuat Grachen Guillaume itu tak pernah kehilangan poin. Dalam enam laga, termasuk melawan Indonesia, tim yang membawa 12 pemain akademi Arsenal itu selalu memetik kemenangan.
"Main yang tenang. Jangan emosi. Tampil sebagus mungkin. Dan yang penting, jangan lupa berdoa, salat juga," demikian pesan orangtua Evan Dimas Darmono (18), sebelum anaknya bertanding.

Bagi Evan, kalimat itu seperti mantra yang menguatkan dan membuatnya dia selalu bermain di atas rata-rata.

Evan kini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia U-19 yang berlaga di Piala AFF U-19 tahun 2013. Tanggung jawab Evan semakin besar karena ia mengenakan ban kapten.

Dia harus bisa menenangkan rekan setim di setiap pertandingan, menjadi wakil pelatih di dalam lapangan, dan ikut berkontribusi memberi kemenangan.

Beban yang dipikul terasa lebih ringan begitu mengingat nasihat orangtua. Ya, setiap kali sebelum bertanding, pemain Persebaya Surabaya 1927 itu selalu berusaha mengontak orangtuanya, pasangan Condro Darmono-Ana.

Ketika mengemas hattrick saat Indonesia menang 3-1 atas Thailand dalam lanjutan penyisihan Grup B, Senin (16/9) lalu, motivasi Evan berlipat ganda. Kedua orangtuanya hadir menyaksikan langsung aksi panggungnya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

"Biasanya aku telepon. Minta didoakan supaya dapat kemenangan. Restu orangtua itu penting. Waktu lawan Thailand orangtuaku datang langsung, Mas. Jadi nambah semangat. Tapi ibu kadang-kadang nggak datang karena harus jaga adikku yang bungsu," kata Evan kepada Berita Kota Super Ball, Selasa (17/9/2013) malam.

Nama Evan mulai dikenal sejak mengantarkan Timnas Indonesia U-17 menjuarai turnamen internasional HKFA, akhir Januari 2012. Garuda Muda menekuk Singapura 3-1. Evan ikut menyumbang satu gol.

Itu momentum perdana Evan berbalut seragam Merah Putih. Satu tahun kemudian, ia kembali membawa Indonesia meraih trofi yang sama di Hong Kong di bawah naungan Timnas U-18.

Naik level ke Timnas Indonesia U-19, Evan bertekad mempersembahkan gelar Piala AFF U-19. Setelah itu, berkonsentrasi menjelang kualifikasi Piala Asia U-19, 2014.

Evan percaya, dukungan rekan setim, keluarga, pelatih (Indra Sjafri), dan seluruh bangsa Indonesia, bakal mempermudah perjuangannya.

Mari kita doakan agar Evan bisa meraihnya.
Timnas Indonesia U-19 unggul 1-0 dari Timor Leste U-19, pada babak pertama pertandingan babak semifinal AFF U-19, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (20/9/2013) malam.

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri memainkan pemain terbaik. Di lini belakang, dia kembali memainkan Hansamu Yama dan Muhammad Fatchurohman, yang sebelumnya absen. Pada pertandingan itu, Maldini juga dimainkan sejak menit pertama.

Skuat ‘Garuda Jaya’ tampil menekan sejak menit pertama. Mengandalkan Ilham Udin dan Maldini di kedua sisi sayap, Indonesia kerap mengancam pertahanan Timor Leste.

Ilham Udin mencetak gol pembuka pada menit ke-9. Gol tersebut berawal dari pergerakan Muhclis Hadi Ning di sisi kanan, dia memberikan bola kepada Ilham.
Meskipun mendapatkan pengawalan, Ilham bisa mengecoh pemain lawan, kemudian mencetak gol ke gawang Fagio.

Tertinggal 0-1 membuat pelatih Timor Leste, Norio Tsukitate menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk tampil menyerang. Serangan deras mengalir ke gawang Indonesia, namun belum ada gol tercipta.

Pada menit ke-37, pelatih Indra Sjafri memasukkan penjaga gawang kedua, Febly, menggantikan Ravi Murdianto. Ravi tidak bisa melanjutkan pertandingan karen cedera.

Search

Vote

Label Cloud

Flash Labels by Way2Blogging

K-Vision

Sponsor

Sponsor