Powered by Blogger.
Persib Bandung Vs Persija Jakarta | 08 May 2014 | Live RCTI dan K-Vision
Showing posts with label PERSIK KEDIRI. Show all posts
Showing posts with label PERSIK KEDIRI. Show all posts
Tuesday, 22 April 2014
Persik Kediri Vs Persija Jakarta 21 April 2014
Persik Kediri Vs Persija Jakarta 21 April 2014
Kericuhan terjadi saat laga pertandingan tuan rumah Persik Kediri melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesia Super League 2014.
Kericuhan terjadi bermula saat sekelompok supporter Bonek Mania yang identik dengan atribut berwarna hijau melakukan Profokasi terhadap tim supporter tim tamu "Jak Mania".
Saat dimintai keterangan " Mas Hendri" ketua umum supporter Persik Kediri sangat menyayangkan aksi Profokator yang dilakukan oleh supporter Bonek Mania di stadion Brawijaya Kota Kediri.
Mas Hendri mengatakan bahwa sebenarnya pertandingan antara Persik Kediri Vs Persija Jakarta berjalan tidak ada masalah, begitupun kedua supporter,saling support dengan bernyanyi di dalam stadion.
Mas Hendri mengaku Sangat Kecewa terhadap sekelompok Supporter Bonek yang hadir dalam laga tersebut. Mas Hendri mengatakan "Kami tidak mempunyai masalah dengan supporter Jak Mania", mereka (Bonek) harus sadar bahwa ini laga siapa ??

Dalam laga tersebut tuan rumah persik kediri meraih 3 point terhadap tamunya persija jakarta 2 - 1
Persija Jakarta 1-2 Persik Kediri dalam laga ISL di stadion Brawijaya, Senin (21/4).
-Gol Persik Kediri : Michael Ndubuisi 33 
-Syaiful Indra Cahya 47.

Gol Persija dihasilkan oleh Fabiano Beltrame di menit 45+1 melalui tandukan kepala ke sudut kanan gawang dari kiper Persik Kediri

Friday, 3 January 2014
Inter Island Cup 2014
Inter Island Cup 2014
Persiapan Persik ke pentas Inter Island Cup (IIC) 2014 lebih serius dibanding saat tampil di Piala Gubernur Jatim lalu. Terutama dalam proses pembentukan tim yang tangguh. Empat pemain asing diseleksi untuk jadi tulang punggung tim asuhan Aris Budi Sulistyo ini.

Ebi Sukore, yang di turnamen sebelumnya absen karena masalah pribadi, kini muncul di Kediri. Persik juga membawa legiuner asing lain yang merupakan muka baru di pentas sepak bola Indonesia seperti Sylvester Neufvik (tengah), Muhamed Tornah (bek), dan Keido Toure (depan).

“Saya sangat senang bisa kembali menginjakkan kaki di Kediri. Hampir tujuh tahun saya telah meninggalkan kota ini sejak membawa Persik juara 2006 lalu. Saya akan berusaha keras bisa bergabung di tim ini,” kata Ebi, yang memberi gelar juara LI 2003 dan 2006 lalu.

Pelatih Aris Budi Sulistyo mengaku bebannya kali ini lebih berat dibanding di ajang pramusim Jatim lalu. Dia harus benar-benar cermat memilih pemain asing yang akan dipakai Persik.

Jika di pentas sebelumnya ada Danilo Fernando, Olivier Makor, dan Cristiano Lopez yang sudah dikenal luas di Indonesia, kini Aris masih buta kualitas tiga pemain asingnya, kecuali Ebi Sukore.

“Saya belum bisa menilai kemampuan mereka. Karena tiga pemain itu baru bergabung. Saya tak boleh salah memilih karena bisa seperti beli kucing dalam karung. Kami tak ingin jadi bulan-bulanan lagi seperti di Piala Gubernur lalu,” tutur Aris Budi.


Saturday, 19 October 2013
KEDIRI - Sebulan lalu, Persik Kediri diliputi kegembiraan luar biasa setelah berhasil menjadi juara 3 Divisi Utama 2013 sekaligus promosi ke liga unifikasi 2014. Tapi hanya berselang sebulan, kegembiraan itu hilang karena kondisi klub yang tidak jelas.

Malah Persik Kediri dibuat sangsi soal keterlibatan di kompetisi musim depan. Modal untuk membentuk tim baru sama sekali belum ada karena belum adanya sponsor yang mau bekerjasama. Wacana merger pun sempat mengemuka sebagai opsi terakhir.

Merger dengan Persekabpas Pasuruan disebut-sebut sebagai langkah akhir jika Persik tetap tidak mempunyai modal untuk kompetisi. Namun solusi tersebut dianggap tidak bijak oleh supporter Persikmania yang tidak mau timnya diangkut keluar dari Kediri.

Manajemen pastinya bakal mendapat serangan serius dari supporter jika menempuh jalur tersebut. "Kami sadar langkah tersebut (merger) bukan solusi bagus. Manajemen juga terus berupaya agar bisa memenuhi kebutuhan tim musim depan," ujar Sekretaris Persik Kediri Barnadi.

Walau masih enggan berkomentar soal kabar merger dengan Persekabpas, dia mengakui Persik dalam kondisi darurat. Setelah memastikan promosi ke liga unifikasi, Macan Putih bahkan belum membentuk kepengurusan baru sebagai persiapan musim depan.

Diperkirakan Persik membutuhkan setidaknya Rp20 milyar agar bertahan di kompetisi level satu. Namun, jangankan mendapatkan Rp20 milyar, untuk mendapatkan satu sponsor pun klub yang berkandang di Stadion Brawijaya masih teramat sulit.

Harapan terakhir Persik Kediri pun tergantung sepenuhnya pada asap rokok alias PT Gudang Garam. Jika salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia itu tidak memberikan bantuan dana, maka Persik diperkirakan tidak bisa mencukupi kebutuhan untuk semusim ke depan.

"Jujur saja kini Persik belum bisa memastikan apakah bisa bertanding di liga unifikasi musim depan. Buruknya pendanaan harus direspons dengan cepat dan cermat oleh manajemen, supporter Persikmania, serta segenap elemen di Kediri. Ini kondisi yang harus diselesaikan," ujar Hendry Ego, Ketua Umum Forum Komunikasi Supporter Persik.

Menurutnya manajemen harus bisa meyakinkan perusahaan-perusahaan atau pihak-pihak yang potensial menjadi sponsor. Terutama PT Gudang Garam yang terbukti menjadi penopang utama Macan Putih selama berkiprah di kompetisi professional sejak satu dekade silam.

Sayang, menurut sumber di Kediri, Gudang Garam sendiri juga sedang tidak bagus dari sisi finansial sehingga keterlibatannya di Persik musim depan sangat kecil. Sumber lain mengatakan Gudang Garam terlanjur kecewa kepada manajemen Persik karena pernah memanfaatkan klub tersebut sebagai ajang kampanye pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu.


Search

Vote

Label Cloud

Flash Labels by Way2Blogging

K-Vision

Sponsor

Sponsor