Powered by Blogger.
Persib Bandung Vs Persija Jakarta | 08 May 2014 | Live RCTI dan K-Vision
Showing posts with label Pemain Persija. Show all posts
Showing posts with label Pemain Persija. Show all posts
Saturday, 7 June 2014

"RAMADHAN IS COOMING SOON"

JAKARTA - Bulan Suci Ramadan akan segera tiba. Umat Muslim di seluruh dunia sangat gembira menyabut bulan yang penuh maghfirah ini.

Supporter Sepak Bola Persija Jakarta - Jak Mania sangat antusias dengan datang nya bulan penuh berkah yaitu Bulan Ramadhan.

Berbagai acara menyambut datang nya bulan suci ramadhan di persiapkan jauh - jauh hari oleh Jak Mania.

Acara tersebut antara lain :

- Tarawih Bersama
- Buka puasa bersama dengan anak yatim
- Buka puasa dengan Pemain Persija
- Sahur on the road
- dll

Jak Mania berharap acara tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Amin

Thursday, 27 March 2014
Rohit Chand | 32 | Midfielder | Young | | National Team | Persija Jakarta

Rohit Chand Pemain Muda yang sudah masuk Tim Nasional negara Nepal, Sekarang Rohit Chand bermain untuk Persija Jakarta.
Wednesday, 26 March 2014
Persija Jakarta
Persija Jakarta
Berikut 20 Pemain yang ikut dalam agenda pemusatan latihan di Bali dan 4 Pemain Pemusatan Timnas




Penjaga Gawang:
1. Adixi Lenzivio
2. Daryono
Bek:
3. Ismed Sofyan
4. Fabiano Beltrame
5. Ngurah Nanak
6. Syahrizal
7. Firmansyah
8. Victor Pae
9. April Hadi
Tengah
10. Amarzukih
11. Egi Melgiansyah
12. Feri Komul
13. Rudi Setiawan
14. Defri Rizky
15. Abduh Lestaluhu
16. Gilbert Dwaramury
Depan:
17. Rahmat Afandi
18. Agung Supriyanto
19. Ivan Bosnjak
20. Zelimir Terkes
Absen ( Persiapan Timnas )
1. Andritany Ardhiyasa (Timnas Indonesia)
2. Ramdany Lestaluhu (Timnas Indonesia U-23)
3. Dany Saputra (Timnas Indonesia U-23)
4. Rohit Chand (Timnas Nepal)
Monday, 24 March 2014
Ismed Sofyan: "Buat Pecinta Persija dann the Jakmania, saya mengucapkan terima kasih banyak yang sebesar - besar nya buat supportnya selama ini. Dimanapun Persija main, the Jak selalu ada. Dan harapan saya sendiri, mudah-mudahan semangat dan support dari the Jakmania tak pernah kendur."
Wednesday, 19 March 2014
Abduh Lestaluhu, Persija Jakarta
Abduh Lestaluhu, Persija Jakarta
Seluruh pemain dan pelatih Persija Jakarta mendapat libur 16 hingga 20 Maret 2014. Gelandang kiri Macan Kemayoran, Abduh Lestaluhu, memanfaatkannya bersama pujaan hatinya.

Abduh mengajak pacarnya, Anisa, mengunjungi lokasi wisata di Kota Malang, Jawa Timur.

"Saya berlibur ke waterboom di Jatim Park dan Pantai Goa Cina,"

Dia mengakui, selama ini sangat jarang menghabiskan waktu liburan bersama Anisa. "Saya sudah menjalin hubungan dengan Anisa dua tahun belakangan ini. Saya memilih Malang, karena kekasih saya pernah kuliah di UIN, Malang. Jadi lokasi wisata di sini sudah familiar bagi kami," tutur pemain berusia 21 tahun ini.
Anisa adalah teman Abduh sejak keduanya sekolah di SD di Ternate.

"Selama berlatih dan bertanding bersama Persija, saya jarang bertemu Anisa. Selama ini hanya komunikasi melalui ponsel saja," ujarnya.

Selama liburan, Abduh tetap tidak melupakan kewajibannya sebagai pemain sepak bola untuk menjaga stamina. "Setiap pagi, saya selalu jogging, ditemani Anisa. Saya tetap menjaga stamina dengan jogging setiap pagi dan berlatih teknik," ucapnya.

Dia juga menghindari makanan berlemak. "Saya berusaha menjalani hidup sehat di saat libur seperti sekarang ini," tambahnya.

Abduh akan kembali ke Jakarta pada 20 Maret mendatang, karena latihan Persija sudah digelar pada 21 Maret. "Saya harus memulai latihan dengan kondisi tubuh yang benar-benar siap," tegasnya.




Thursday, 13 March 2014
Rohit Chand - Persija Jakarta
Federasi sepakbola Nepal (ANFA) telah mengumumkan nominasi peraih penghargaan pemain terbaik 2013. Para calon pemain terbaik ini berjumlah 20 orang, dan berasal dari penggawa tim nasional. Demikian dikutip suratkabar Republica.

Uniknya, dari 20 calon ini, tiga dari pemain terbaik di liga Nepal justru tidak masuk ke dalam daftar nominasi, yakni Karna Limbu (striker), Sushil KC (gelandang), dan Hem Gurung (bek). Satu-satunya yang masuk nominasi adalah kiper Bishal Shrestha.

ANFA memutuskan hanya memasukkan nama pemain timnas dari ajang SAFF Championship pada September tahun lalu. Sedangkan tiga pemain yang memperkuat timnas melawan India di pertandingan persahabatan pada 19 November tidak dimasukkan.

Presiden ANFA Ganesh Thapa menyatakan, kriteria untuk memilih para pemain kemungkinan bakal berubah pada pelaksanaan berikutnya.

Pada penyelenggaraan kedua kalinya ini, peraih penghargaan pemain terbaik akan ditentukan berdasar hasil voting SMS sebesar 60 persen. Sedangkan sisanya berdasarkan pilihan para pelatih dan jurnalis.




Sunday, 19 January 2014
Fabiano Rosa Beltrame | Majalah Persija Online
Fabiano Rosa Beltrame | Majalah Persija Online
















Nama Lengkap: Fabiano Da Rosa Beltrame
Tanggal Lahir: 29 Agu 1982
Negara: Brazil
Tinggi Badan: 184 cm.
Berat Badan: 85 Kg.
Peranan: Bek
Nomor Punggung: 15

Klub :
Fabiano Beltrame pernah bermain untuk Sol Du Sea dan Persiter Ternate, sebelum saat itu bermain untuk Persela Lamongan, dan sekarang ia memperkuat Persija Jakarta.

Internasional :
Fabiano Beltrame belum pernah bermain untuk tim nasional Brasil.

Kehidupan pribadi :
Fabiano telah menikah dengan istrinya, Sunamita Beltrame, dan dikaruniai dua orang anak.





Friday, 17 January 2014
Galih Sudaryono - Kiper Persija Jakarta

Nama Lengkap : Galih Sudaryono
Tanggal Lahir : 5 Maret 1994
Tempat Lahir : Semarang
Negara : Indonesia
Tinggi Badan : 178cm.
Berat Badan : 78Kg.
Posisi : Kiper
Klub Asal : Diklat Salatiga
Nomor Punggung : 35


Menjadi pilar gawang Persija Jakarta, pemain berusia 25 tahun ini tergolong pendatang baru di Macan Kemayoran dengan rasa optimis yang tinggi. Mantan timnas U20 ini dipercaya menjadi pemain inti musim ISL 2011/12 setelah penampilan gemilangnya di Persiba Balikpapan musim lalu.





Adixi Lenzivio, Kiper Persija
"Perasaan saya seneng, campur aduk. Deg-degan dan bangga. Bisa main saja sudah seperti mimpi jadi kenyataan".


Date of Birth: Sep 29, 1992
Place of Birth: Bekasi
Nationality: Indonesia
Height: 170 cm.
Weight: 70 Kg.
Position: Goalkeeper
Squad Number: 29


Musim 2011-2012 Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang berani mempercayai para pemain  mudanya untuk promosi ke level senior. Dengan kebijakan ini juga Persija Jakarta mendapat apresiasi positif dalam rapat evaluasi dalam rapat ISL 2011-2012 8 Agustus lalu.

Salah satu pemain muda yang dipercaya adalah Adixi Lenvizio. Pemain Persija U-21 ini juga menjadi kiper di Persija senior. Statusnya memang menjadi kiper pelapis dibawah Andritany, Galih Sudaryono dan Bagus Djiwo. Tapi pengalaman merasakan atmosfer level senior dapat menjadi bekal untuk karirnya, apalagi keluarganya juga pernah menjadi bagian dari Persija Jakarta

Agar lebih dekat dengan anak dari mantan pemain Persija, Adityo Darmadi ini, berikut hasil wawancara tentang karirnya :

Musim lalu anda dipercaya menjadi kiper Persija U-21 dalam ajang ISL U-21 dan juga menjadi bagian Persija Senior, bagaimana anda menyikapi ini semua ?
Sebuah kebanggaan tersendiri bisa menjadi kiper inti di Persija U21 dan menjadi bagian di tim Persija senior saat ini, mungkin bagi saya ini mimpi yang jadi kenyataan.

Banyak pecinta Persija yang beranggapan anda pantas menjadi kiper masa depan Macan Kemayoran, apa tanggapan anda?
Mudah-mudahan saja jadi kenyataan dan saya akan selalu berusaha sekeras mungkin agar membuat impian tersebut bisa jadi kenyataan

Anda juga menjadi kiper Persija senior dibawah Andritany dan Galih. Seberapa besar pengaruh kedua kiper itu dalam karir anda ?
Sangat berpengaruh. Saya bisa banyak belajar dari mereka berdua di dalam maupun di luar lapangan, sangat menyenangkan bisa bekerja bersama kedua senior tersebut.

Bisakah ceritakan sejarah singkat bergabungnya anda di tim Persija Jakarta dan sudah berapa lama menjadi bagian Persija U-21 ?
Saya sudah 4 (empat) tahun di Persija U21, berawal dari Piala Suratin (turnamen junior U18) tahun 2008, saya tergabung bersama tim Persija pusat saat berusia 16 tahun. Setelah Piala Suratin, saya diajak untuk mengikuti latihan bersama Persija U21 oleh Bang Fauzi (pelatih kiper Persija U21 saat itu). Lalu saya ditawari kontrak untuk ikut Persija U21 hingga sekarang. Tahun kemarin (2011), saya mengikuti seleksi tim senior Persija dan Alhamdulillah saya berhasil bergabung di skuad senior sekarang.

Pemain dan pelatih idola anda siapa?
Pemain idola jelas Adityo Darmadi, ayah saya sendiri. Untuk pelatih, pasti Harry Tjong yang juga kakek saya sendiri. Hehehe..

Sosok yang paling berperan dalam karir anda di sepakbola ?
Keluarga saya yang sangat mendukung saya menjalani karir di sepakbola.

Keluarga anda juga bisa dibilang sebagai keluarga sepakbola. Bisa diceritakan ?
Baik dari keluarga ayah maupun ibu sama-sama memiliki garis keturunan pemain sepak bola. Jadi ada tiga generasi sebenarnya. Kakek dari ayah saya yang juga pernah pemain sepak bola hingga menurun ke ayah dan paman saya yang juga membela Persija Jakarta (Adityo dan Didik Darmadi) sedangkan kakek dari ibu saya yaitu Harry Tjong, adalah mantan pemain dan pelatih tim nasional Indonesia. Om saya (Eduard Tjong) juga menjadi pelatih klub Persiba Bantul. Generasi ketiga yaitu kakak saya menjadi pemain sepak bola profesional, membela PS Sumbawa Barat (Divisi Utama) dan saya sendiri yang kini ada di Persija Jakarta.

Beberapa tahun lalu anda juga menjadi bagian Tim nasional Indonesia, bisa dijelaskan ?
Saya sempat membela tim nasional Indonesia U16 di Pra Piala Asia yang dilangsungkan di Jakarta pada tahun 2007.

Tak banyak orang tahu alasan anda memilih nomor punggung ’29′, ada cerita khusus?
Angka 29 berasal dari tanggal lahir saya (29 September 1992). Karena selalu ada unsur 2 dan 9 di tanggal tersebut, akhirnya saya memilih nomor 29 untuk saat ini.

Pemain yang paling dekat dengan anda?
Saya suka berteman dengan semua pemain. Namun saya sangat dekat dengan Fahreza Agamal dan Delton Stevano karena sama-sama sekolah sepak bola di ASIOP hingga sekarang saya akhirnya satu tim bersama mereka di Persija.

Adakah pengalaman unik anda selama berada di Persija U-21 maupun Persija senior ?
Bukan unik, lebih tepatnya pengalaman berharga. Bisa bermain di skuad Persija Jakarta artinya saya diberi kesempatan belajar dari para senior disini. Di Persija U21 pun saya juga mendapat berbagai pengalaman dan persahabatan. Ini semua tak ternilai bagi diri saya dan saya merasa sangat beruntung.

Apa harapan untuk karir anda kedepannya ?
Tentu bisa tetap bertahan di Persija Jakarta dan bisa mendapat kesempatan lebih baik. Untuk kedepannya, pasti impian semua pemain sepak bola Indonesia bisa memakai lambang garuda di dada.

Harapan, pesan dan kesan untuk Persija Jakarta dan Jakmania ?
Kesan saya buat Jakmania adalah LUAR BIASA. Dukungan terus menerus tanpa henti untuk Persija Jakarta sangat berarti untuk tim dan pemain. Harapan saya semoga Jakmania bisa lebih kompak dan tetap dukung PERSIJA JAKARTA selamanya.

---------------------------------------------------------------------------------------------

Jaringnews.com - Menghuni pemain inti di sebuah klub besar merupakan kebanggan tersendiri. Dan, hal itu lah yang dirasakan oleh kiper muda Persija Jakarta, Adixi Lenzivio.

Adixi mendapat kepercayaan untuk mengawal gawang skuat 'Macan Kemayoran' saat bentrok dengan Persisam Samarinda di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, akhir pekan lalu. Kiper 20 tahun itu menggantikan Galih Sudarsono yang mogok main karena menuntut pelunasan gaji oleh manajemen klub.

"Perasaan saya seneng, campur aduk. Deg-degan dan bangga. Bisa main saja sudah seperti mimpi jadi kenyataan. Saya kira (menjadi kiper inti) cuma bisa di FM (Football Manager) doang," kata Adixi kepada Jaringnews.com, Rabu (9/1) sore.

Adixi pun membayar kepercayaan tersebut dengan penampilan ciamik. Dia sukses menahan gempuran pemain-pemain Persisam. Meski akhirnya Ferdinand Sinaga sukses mengoyak gawangnya lewat tendangan bebas, namun, Adixi siap jika kembali tampil sejak menit awal di laga berikutnya.

"Yang pasti mudah-mudahan kedepannya saya bisa lebih maksimal dan bisa memberikan kontribusi bagi tim di pertandingan selanjutnya, amin," tandasnya.

Pada pertandingan berikutnya, Persija akan menjamu Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1) mendatang.

Andritany
Andritany Ardhiyasa

Nama Lengkap: Andritany Ardhiyasa
Tanggal Lahir: 26 Des 1991 (Usia 20)
Tempat Lahir: Jakarta
Negara: Indonesia
Tinggi Badan: 178 cm.
Berat Badan: 85 Kg.
Peranan: Kiper
Nomor Punggung: 26




Kiper yang satu ini memang tak pernah sekalipun diturunkan pada musim pertamanya membela Persija (musim 2010/2011) namun siapa sangka, kini peluang untuk menjadi kiper nomor 1 di tim yang berjuluk Macan Kemayoran terbuka lebar. Inilah profil Andritany, kiper muda potensial Persija seperti yang dikutip dari Tabloid Bola edisi 2.247 Kamis Jumat, 15-16 September 2011 pada bagian Ole Nasional halaman 7.




Rasa bangga pantas menyelimuti Andritany Ardhiyasa (19). Ia terpilih dari sekian juta manusia Indonesia untuk bergabung dengan timnas U-23 proyeksi SEA Games 2011.

Meski masih seleksi, Andri, sapaan akrabnya, tetap menganggapnya sebagai kebanggaan. Maklum, menjadi kiper tim nasional adalah cita-citanya sejak menekuni sepakbola. Jauh sebelum terpilih seleksi timnas U-23, kebanggaan lain sudah ia rasakan. Misalnya saat ia bergabung dengan Persija pada 2010. Bagi Andri, pemuda asli Betawi, Persija merupakan tim kebanggaan.

Ia bangga dengan Persija bukan karena Tim Macan Kemayoran itu merupakan salah satu tim papan atas di Indonesia. Bila Persija bukanlah tim besar seperti sekarang, Andri tetap mendukungnya. "Saya ini anak Betawi asli. Sejak kecil selalu mendukung Persija. Setiap kali Persija bermain di Lebak Bulus, saya pasti menonton. Karena itu bangga dan senang saya rasakan begitu bisa bermain bagi Persija." ungkapnya. 

Andri, yang musim lalu hijrah dari Sriwijaya FC, sudah mendapatkan keinginannya membela Persija. Tapi, langkahnya masih panjang. Umurnya yang masih muda harus membuatnya harus bersabar hingga bisa menermbus skuad inti tim yang musim depan dilatih Dejan Gluscevic itu. Meski jarang tampil di tim utama namun bakat Andri tetap memikat. Rahmad Darmawan, pelatih timnas U-23 adalah pelatih yang menanganinya di Persija musim lalu. RD pun mengenal baik kemampuan Andri, dan memberinya kesempatan seleksi.

Kesempatan berharga ini tak disia-siakan Andri. Ia sama sekali tak mengira kariernya di sepakbola akan berjalan cukup baik. Sebelum dipanggil seleksi timnas U-23, Andri sudah memperkuat timnas U-12 dan timnas kelompok umur di atasnya. Kecintaan pada sepakbola dimulai sejak ia menyaksikan tayangan Piala Dunia Perancis 1998. Saat itu Andri masih duduk di kelas 1 sekolah dasar (SD). Perhatiannya tertuju pada kiper Perancis, Fabian Barthez, yang dianggapnya menarik lantaran kerap memeragakan aksi akrobatik dalam pertandingan. "Waktu itu saya langsung ingin menjadi pemain bola." katanya.

Di sekolah sepakbola (SSB) Jayakarta, putra pasangan Talih Ardhiyasa dan Neni Yuliani itu langsung terobsesi menjadi kiper. Selain terinspirasi dari Barthez, keputusannya memilih posisi kiper juga dipengaruhi hal lain. "Warna kostum kiper beda dibanding pemain lain, sehingga jadi lebih menonjol. Namanya anak-anak, saya ingin menjadi perhatian. Lagipula kostum kiper pada saat itu bagus-bagus." kenang Andri. Pilihannya bermain sepakbola ini rupanya didukung penuh kedua orang tuanya. Mereka berharap Andri tekun di sepakbola dan tak terjerumus pergaulan buruk ibu kota.

------------------------------------------------------------------------

Indonesia Super League musim 2011/12 sangat berarti bagi seorang Andritany Ardhiyasa. Pemuda kelahiran 26 Desember 1991 ini mendapat kesempatan menjadi penjaga gawang andalan Persija Jakarta. Harapan dan dukungan besar dari Jakmania untuk pemain bernomor panggung 26 ini terus mengalir.

Berikut hasil wawancara singkat dengan Andritany Ardhiyasa :

1. Musim 2011-2012 adalah tahun pertama anda menjadi kiper inti  Persija setelah sebelumnya menjadi kiper pelapis. Apa kesan anda di musim lalu?

Kesan saya di musim lalu,Mungkin sebuah pengalaman yg berharga karena bisa menjadi starter di beberapa pertandingan Persija.

2. Karir anda   mengalami peningkatan yang tajam. Terlebih saat menjadi bagian Timnas Sea Games 2011 lalu. Di mata Jakmania, anda juga disebut-sebut calon kiper bintang Indonesia. Apa tanggapan anda?

Ya Alhamdullilah dengan usaha dan diiringi dengan doa akhirnya karir saya bisa sampai saat ini. Terimakasih kepada The Jakmania yang sudah menganggap saya seperti itu, tetapi sebetulnya masih ada calon kiper bintang Indonesia lainnya seperti Kurnia Meiga.

3. Musim lalu anda dan Galih Sudaryono bisa dibilang tak ada kiper inti dan pelapis karena sama-sama mempunyai kesempatan bermain. Adakah pengaruhnya bagi anda sebagai penjaga gawang?

Menurut saya adanya Galih Sudaryono di musim lalu itu menjadi dampak positif karena saya bisa saling bergantian dan mungkin pelatih juga tidak perlu bingung untuk menentukan pilihannya.

4. Aksi penyelamatan  yang paling berkesan bagi anda di musim lalu saat melawan siapa?

Save yang paling berkesan dan tidak bisa saya lupakan sampai sekarang saat melawan Persipura Jayapura di stadion Mandala Krida Yogjakarta.

5. Adakah Sosok  yang menjadi panutan anda?

Sosok panutan saya yaitu senior saya Hendro Kartiko.

6. Pertandingan mana yang paling berkesan bagi anda?

Saat melawan Persipura Jayapura dan Persib Bandung.

7.  Pemain yang paling dekat dengan anda?

Mungkin bisa dibilang saya dengan semua pemain dekat tetapi Hasyim Kipuw dan Ramdani adalah dua pemain yang paling dekat.

8. Adakah pengalaman unik yang tak bisa dilupakan selama bermain di Persija?

Pengalaman unik di Persija adalah tradisi saat ada salah satu pemain ulang tahun pasti kita serang dengan telur tanpa terkecuali pemain atau ofisial.

9. Kesan dan saran anda bagi The Jakmania?

Saya sangat salut karena The Jakmania tidak pernah berhenti membakar semangat pemain pada saat Persija kalah atau menang. The Jakmania selalu ada dimana pun Persija main. Semoga tidak ada lagi yg anarkis.

10. Target anda untuk karir anda sendiri dan Persija Jakarta kedepannya?

Target saya di musim depan tentu ingin lebih baik lagi dari musim lalu dan ingin membawa trofi juara ke ibukota yang sudah 11 tahun tidak pernah lagi di bawa ke ibukota. Kesan saya di musim lalu, mungkin sebuah pengalaman yang berharga karena bisa menjadi starter di beberapa pertandingan Persija.

Search

Vote

Label Cloud

Flash Labels by Way2Blogging

K-Vision

Sponsor

Sponsor