Powered by Blogger.
Labels
- AFF - U19 (5)
- AREMA FC (24)
- BARITO PUTERA (9)
- DELTRAS SIDOARJO (1)
- Gambar Persija (23)
- GRESIK UNITED (2)
- Inter Island Cup 2014 (16)
- Liga Super Indonesia (101)
- MITRA KUKAR (9)
- PELITA BANDUNG RAYA (2)
- Pemain Persija (10)
- PERSEBAYA (18)
- PERSELA LAMONGAN (15)
- PERSEMAN MANOKWARI (2)
- PERSEPAM-MU (5)
- PERSERU (2)
- PERSIB BANDUNG (45)
- PERSIBA BALIKPAPAN (6)
- PERSIDAFON (4)
- PERSIJA (188)
- PERSIJAP (1)
- PERSIK (1)
- PERSIK KEDIRI (4)
- PERSIPASI (6)
- PERSIPURA (7)
- Persiraja Banda Aceh (1)
- PERSIRAM RAJA AMPAT (5)
- PERSIS SOLO (2)
- PERSISAM PUTRA (9)
- PERSITA TANGERANG (8)
- PERSIWA WAMENA (3)
- PSAP Sigli (2)
- PSM Makasar (6)
- PSMS Medan (4)
- PSPS PEKAN BARU (2)
- PSS SLEMAN (1)
- SEMEN PADANG (6)
- SRIWIJAYA FC (21)
- Tentang Persija (2)
- TimNas Indonesia (16)
- TimNas U-19 (11)
- TimNas U-23 (4)
- World Cup 2014 (1)
Showing posts with label TimNas Indonesia. Show all posts
Showing posts with label TimNas Indonesia. Show all posts
Monday, 19 May 2014
![]() |
| Kiper Persija Andritany Menangis |
Susunan Pemain
Arema Cronus; I Made Wardana (pg); Victor Igbonefo, Thierry Gathuessy, Beny Wahyudi, Al Farizi; Juan Revi, Gustavo Lopez, Dendi Santoso/Samsul Arif (60), Arif Suyono/Sunarto (64); Alberto Goncalves, Cristian Gonzales/Irsyad Maulana (74).
Persija Jakarta; Andritany (pg); Dani, Fabiano Beltrame, Syahrizal/Ngurah Wahyu (46), Victor Pae; Ramdani Lestaluhu, Egi Melgiansyah/Rahmat Affandi (85), Amarzukih, Rohit Chan, Abduh Lestaluhu/Agung Supriyanto (57); Ivan Bosnjak.
Monday, 12 May 2014
![]() |
| Ferdinand Sinaga si Raja Diving |
SI RAJA DIVING INDONESIA VS LEGEND INDONESIA
- Penonton Soraki Pemain Timnasnya: Ferdinand Sinaga Emosi
- Cemoohan buat BP Tidak Adil
- Cemoohan buat BP Tidak Adil
BP :
Beritabola.com Bandung - Striker timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, mendapat cemooh dari penonton saat laga Indonesia vs Maladewa. Pelatih Alfred Riedl menganggap cemoohan itu tidak adil.
Beritabola.com Bandung - Striker timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, mendapat cemooh dari penonton saat laga Indonesia vs Maladewa. Pelatih Alfred Riedl menganggap cemoohan itu tidak adil.
Dalam pertandingan melawan Maladewa di Stadion Siliwangi, Selasa (12/10/2010), BP --sapaan Bambang-- memang tampil kurang maksimal. Bermain selama 74 menit, BP gagal mencetak gol.
Akibat tidak kunjung menyumbangkan gol, para penonton mulai mencemooh BP dan memintanya ditarik. "Bambang ganti, Bambang ganti," teriak penonton dalam beberapa kali kesempatan.
Rivalitas antara Persija Jakarta, klub tempat BP bernaung, dengan Persib membuat cemoohan pada BP semakin keras. Alhasil, tekanan kepada BP pun sudah bisa diduga.
"Saya tahu Bambang pasti akan mendapat tekanan di sini (Bandung). Tapi ini kan timnas. Tidak adil Bambang diperlakukan seperti itu," bela Riedl dalam konferensi pers usai pertandingan.
Mengawali karir timnasnya sejak usia 19 tahun pada tahun 1999, Bambang sejak saat itu selalu menjadi andalan 'Merah Putih'. Sampai sekarang, striker 30 tahun itu juga masih bisa disebut sebagai striker terbaik Indonesia.
Namun macetnya produksi gol BP (ia terakhir mencetak gol buat timnas pada November 2009 melawan Kuwait) membuat sebagian penonton tidak sabar. Kritik bertubi-tubi pun diarahkan kepada pemain asal Salatiga itu.
Bambang sendiri mencoba menanggapi intimidasi penonton di Bandung dengan tenang. Ia mengaku sama sekali tidak merasa tertekan dengan tindakan penonton.
"Saya sama sekali tidak tertekan. Saya kan bermain di sini untuk timnas," tandasnya.
Ferdinand :
Jakarta - Pertandingan tim nasional Indonesia melawan ASEAN All Star yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno diwarnai kejadian yang tidak menyenangkan untuk Ferdinand Sinaga.
Jakarta - Pertandingan tim nasional Indonesia melawan ASEAN All Star yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno diwarnai kejadian yang tidak menyenangkan untuk Ferdinand Sinaga.
Setiap kali menyentuh bola, sejak dimainkan di menit 70, penyerang timnas asal klub Persib Bandung itu terus dicibir penonton dengan teriakan "huu..."
Seusai pertandingan, Ferdinand berlari meloncati pagar pembatas untuk menuju tribun penonton di sektor empat, yang paling banyak ditempati penonton. Pemain 25 tahun itu mencoba menghampiri dan menantang suporter yang menyoraki dirinya di lapangan.
"Ayo, sini. Tadi kalian teriak-teriak," cetus Ferdinand dengan wajah tampak kesal.
Dia terus berusaha mendatangi kerumunan suporter yang kebanyakan beratribut oranye --sebelumnya di tempat yang sama, dilangsungkan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Ajax Amstrdam. Namun aksi Ferdinand dapat dicegah oleh aparat keamanan.
Kejadian itu tak luput dari perhatian pelatih Alfred Riedl. Ia menyesalkan penonton yang menghina pemain timnasnya sendiri.
"Saya sangat kaget dengan apa yang terjadi di sini. Mereka tidak berhenti menyoraki pemain. Padahal ini adalah pemain bangsa negara mereka sendiri. Seharusnya mereka tidak boleh seperti itu," ucap pelatih asal Austria itu
Sumber
Sumber
Tuesday, 6 May 2014
Labels:TimNas Indonesia,TimNas U-19 | 0
comments
Pertandingan Persahabatan sekaligus pemanasan antara Tim Nasional Indonesia U19 Vs Tim Nasional Myanmar U-19. Hasil Akhir 1-1. laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta
Labels:TimNas Indonesia,TimNas U-19 | 0
comments
Wednesday, 25 December 2013
Sekalipun tim nasional U-23 mampu menembus final Sea Games 2013, ternyata status sepak bola Indonesia masuk sebagai salah satu yang terburuk di Asia Tenggara. Berdasarkan rangking resmi FIFA per Desember 2013, Indonesia duduk di nomor 161 dunia.
Peringkat Indonesia ini lebih buruk dari negara seperti Laos. Hanya Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Kamboja yang lebih baik dari Indonesia.
Sedangkan negara Filipina berada di puncak Asia Tenggara versi rangking FIFA. Filipina duduk di peringkat 127, disusul Myanmar (130), Vietnam (144), Thailand (146), Singapura (150), Laos (152), dan Malaysia (154).
Peringkat FIFA memang tak menghitung pencapaian di level junior, seperti U-19 dan U-23. Sebaliknya, hasil di rangking FIFA merujuk hasil di level tim senior.
Tim nasional senior Indonesia sendiri memperlihatkan hasil minor di empat laga resmi terakhirnya. Indonesia hanya meraih sekali hasil imbang di bulan Oktober lawan Cina. Sisanya, Indonesia meraih kekalahan.
Berikut Peringkat Negara Asia Tenggara di Rangking FIFA
127. Filipina (219)
130. Myanmar (204)
144. Vietnam (167)
146. Thailand (162)
150. Singapura (149)
152. Laos (144)
154. Malaysia (141)
161. Indonesia (123)
189. Kamboja (28)
190. Brunei (26)
190. Timor Leste (26)
Peringkat Indonesia ini lebih buruk dari negara seperti Laos. Hanya Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Kamboja yang lebih baik dari Indonesia.
Sedangkan negara Filipina berada di puncak Asia Tenggara versi rangking FIFA. Filipina duduk di peringkat 127, disusul Myanmar (130), Vietnam (144), Thailand (146), Singapura (150), Laos (152), dan Malaysia (154).
Peringkat FIFA memang tak menghitung pencapaian di level junior, seperti U-19 dan U-23. Sebaliknya, hasil di rangking FIFA merujuk hasil di level tim senior.
Tim nasional senior Indonesia sendiri memperlihatkan hasil minor di empat laga resmi terakhirnya. Indonesia hanya meraih sekali hasil imbang di bulan Oktober lawan Cina. Sisanya, Indonesia meraih kekalahan.
Berikut Peringkat Negara Asia Tenggara di Rangking FIFA
127. Filipina (219)
130. Myanmar (204)
144. Vietnam (167)
146. Thailand (162)
150. Singapura (149)
152. Laos (144)
154. Malaysia (141)
161. Indonesia (123)
189. Kamboja (28)
190. Brunei (26)
190. Timor Leste (26)
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Friday, 22 November 2013
Sebelum berlaga di ajang Sea Games Myanmar 2013, Tim Nasional U-23 akan bertanding di turnamen mini yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Berikut jadwal pertandingan timnas U-23 di MNC Cup
Jadwal Pertandingan Timnas U-23:
-21 November 2013 15:30 Maladewa vs Papua Nugini
-21 November 2013 19:30 Indonesia vs Laos
-22 November 2013 15:30 Laos vs Maladewa
-22 November 2013 19:30 Papua Nugini vs Indonesia
-24 November 2013 15:30 Laos vs Papua Nugini
-24 November 2013 19:30 Indonesia vs Maladewa
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
ZURICH — Badan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara tersirat mengakui Indonesia pernah tampil di Piala Dunia. Di berita berjudul ‘Brazilian masterminds Indonesia rise' atau (orang Brasil di balik meningkatnya performa timnas Indonesia), FIFA menempatkan Indonesia sebagai negara pertama Asia yang bisa tampil di Piala Dunia 1938.
Ketika itu, tim Hindia-Belanda yang dianggap representasi dari Indonesia langsung tersingkir di babak awal setelah dipecundangi Hungaria, 0-6. Prancis yang bertindak sebagai tuan rumah disingkirkan Italia di perempat final dengan skor 1-3. Gli Azzurri akhirnya terus melaju dan menundukkan Hungaria, 4-2 hingga menjadi juara untuk pertama kalinya.
“(The first Asian team to have participated in a FIFA World Cup™, at France 1938, Indonesia now find themselves struggling to qualify for their continental finals) Tim Asia pertama yang telah berpartisipasi di Piala Dunia di Prancis tahun 1938, Indonesia sekarang tengah berjuang untuk lolos dari kualifikasi ke babak final kompetisi benua (Piala Asia 2015),” demikian pernyataan laman resmi FIFA benua mereka.
Entah mengapa, meski performa Garuda Indonesia di level internasional masih melempem, FIFA menganggap pelatih Jacksen Ferreira Tiago sebagai orang di balik peningkatan performa timas. Padahal, Boas Salosa dan kawan-kawan sudah tersingkir dari kualifikasi Piala Asia 2015, setelah dikalahkan Cina dan Irak secara beruntun.
Ketika itu, tim Hindia-Belanda yang dianggap representasi dari Indonesia langsung tersingkir di babak awal setelah dipecundangi Hungaria, 0-6. Prancis yang bertindak sebagai tuan rumah disingkirkan Italia di perempat final dengan skor 1-3. Gli Azzurri akhirnya terus melaju dan menundukkan Hungaria, 4-2 hingga menjadi juara untuk pertama kalinya.
“(The first Asian team to have participated in a FIFA World Cup™, at France 1938, Indonesia now find themselves struggling to qualify for their continental finals) Tim Asia pertama yang telah berpartisipasi di Piala Dunia di Prancis tahun 1938, Indonesia sekarang tengah berjuang untuk lolos dari kualifikasi ke babak final kompetisi benua (Piala Asia 2015),” demikian pernyataan laman resmi FIFA benua mereka.
Entah mengapa, meski performa Garuda Indonesia di level internasional masih melempem, FIFA menganggap pelatih Jacksen Ferreira Tiago sebagai orang di balik peningkatan performa timas. Padahal, Boas Salosa dan kawan-kawan sudah tersingkir dari kualifikasi Piala Asia 2015, setelah dikalahkan Cina dan Irak secara beruntun.
Friday, 15 November 2013
Timnas Indonesia akan melawat ke Cina, tepatnya di Shaanxi Poviance Jiaodaruisen Stadium, Xi’an dalam laga Pra Piala Asia (PPA) 2015 Grup C. Kemenangan menjadi wajib bagi Skuat Garuda bila tak ingin mengubur impian berlaga di putaran final Piala Asia 2015 mendatang di Australia.
Di pertemuan pertama kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, (15/10) lalu. Boaz Salossa dkk saat ini masih di posisi empat alias buncit dengan raihan 1 poin.
Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago pun tak ingin begitu saja menyetor kekalahan di dalam lawatannya ke China. Pelatih asal Brasil ini pun secara singkat memberikan komentar saat sesi jumpa pers jelang laga lawan Naga Merah.
"Terima kasih atas sambutan dari tuan rumah, yang memberikan pelayanan yang bagus kepada Indonesia. Kami merasa enjoy di sini, dari mulai hotel, makanan hingga tempat latihan. Terkait pertandingan, Indonesia sudah siap menghadapi Cina. Semua persiapan sudah kita lakukan dengan baik, dan seluruh tim dalam semangat tinggi meraih kemenangan," kata Jacksen.
Ditanya soal kondisi cuaca yg berbeda dengan di Jakarta, Jacksen mengaku tidak ada masalah.
"Kami sudah lakukan adaptasi, termasuk persiapan uji coba di Korea Utara lalu. Jadi, pemain kami siap tampil dalam kondisi suhu yang dingin di sini. Secara teknis juga kami siap, sebelum lawan Cina di Jakarta, kami tanpa poin, lalu meraih satu poin tanggal 15 Oktober lalu. Karena itulah, tim kami siap meraih kemenangan perdana juga atas Cina," beber mantan Pelatih Persebaya ini.
Saat dihubungkan dengan klub Tianjin Cina, Jacksen menjawab bahwa saat ini ia adalah pelatih Timnas Senior Indonesia. "Saya tidak mau bicara apapun selain yang berhubungan dengan Timnas Indonesia," tukasnya.
Dari empat pertemuan sebelumnya antara timnas Indonesia kontra Team Dragon, julukan timnas Cina, Timnas Indonesia memang belum sekalipun meraih angka sempura. Di mana dari empat pertandingan tersebut, hasil imbang di SUGBK menjadi pencapaian paling maksimal yang bisa didapat timnas Indonesia.
Adapun tiga pertandingan sebelumnya, timnas Garuda selalu tumbang baik bertindak sebagai tuan rumah atau tamu. Kekalahan pertama terjadi saat dijamu Cina, 5-1, (13 Mei 2001), di Kualifikasi Piala Dunia. Kekalahan kedua terjadi pada 27 Mei 2001, timnas Indonesia tumbang, 0-2, di kandang sendiri.
Di pertemuan ketiga (21 Juli 2004), kekalahan dengan skor besar dari Team Dragon kembali dialami timnas Indonesia. Di mana saat itu, Cina unggul telak lima gol tanpa balas saat Timnas Indonesia bertindak sebagai tamu di Workers’ Stadium, Beijing.
Setelah dijamu Cina, Timnas Indonesia masih menyisakan dua pertandingan lanjutan di PPA 2015 Grup C. Tanggal 19 November, Timnas Garuda akan menjamu Irak Dan terakhir tandang ke Arab Saudi di Prince Abdullah al-Faisal Stadium, Jeddah, 6 Maret 2014.
Di pertemuan pertama kedua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, (15/10) lalu. Boaz Salossa dkk saat ini masih di posisi empat alias buncit dengan raihan 1 poin.
Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago pun tak ingin begitu saja menyetor kekalahan di dalam lawatannya ke China. Pelatih asal Brasil ini pun secara singkat memberikan komentar saat sesi jumpa pers jelang laga lawan Naga Merah.
"Terima kasih atas sambutan dari tuan rumah, yang memberikan pelayanan yang bagus kepada Indonesia. Kami merasa enjoy di sini, dari mulai hotel, makanan hingga tempat latihan. Terkait pertandingan, Indonesia sudah siap menghadapi Cina. Semua persiapan sudah kita lakukan dengan baik, dan seluruh tim dalam semangat tinggi meraih kemenangan," kata Jacksen.
Ditanya soal kondisi cuaca yg berbeda dengan di Jakarta, Jacksen mengaku tidak ada masalah.
"Kami sudah lakukan adaptasi, termasuk persiapan uji coba di Korea Utara lalu. Jadi, pemain kami siap tampil dalam kondisi suhu yang dingin di sini. Secara teknis juga kami siap, sebelum lawan Cina di Jakarta, kami tanpa poin, lalu meraih satu poin tanggal 15 Oktober lalu. Karena itulah, tim kami siap meraih kemenangan perdana juga atas Cina," beber mantan Pelatih Persebaya ini.
Saat dihubungkan dengan klub Tianjin Cina, Jacksen menjawab bahwa saat ini ia adalah pelatih Timnas Senior Indonesia. "Saya tidak mau bicara apapun selain yang berhubungan dengan Timnas Indonesia," tukasnya.
Dari empat pertemuan sebelumnya antara timnas Indonesia kontra Team Dragon, julukan timnas Cina, Timnas Indonesia memang belum sekalipun meraih angka sempura. Di mana dari empat pertandingan tersebut, hasil imbang di SUGBK menjadi pencapaian paling maksimal yang bisa didapat timnas Indonesia.
Adapun tiga pertandingan sebelumnya, timnas Garuda selalu tumbang baik bertindak sebagai tuan rumah atau tamu. Kekalahan pertama terjadi saat dijamu Cina, 5-1, (13 Mei 2001), di Kualifikasi Piala Dunia. Kekalahan kedua terjadi pada 27 Mei 2001, timnas Indonesia tumbang, 0-2, di kandang sendiri.
Di pertemuan ketiga (21 Juli 2004), kekalahan dengan skor besar dari Team Dragon kembali dialami timnas Indonesia. Di mana saat itu, Cina unggul telak lima gol tanpa balas saat Timnas Indonesia bertindak sebagai tamu di Workers’ Stadium, Beijing.
Setelah dijamu Cina, Timnas Indonesia masih menyisakan dua pertandingan lanjutan di PPA 2015 Grup C. Tanggal 19 November, Timnas Garuda akan menjamu Irak Dan terakhir tandang ke Arab Saudi di Prince Abdullah al-Faisal Stadium, Jeddah, 6 Maret 2014.
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Thursday, 17 October 2013
JAKARTA -- Sekretaris Jendral Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono membenarkan ada rencana untuk dua kali menggelar uji coba internasional bagi timnas senior Indonesia.
Joko memaparkan, Boaz Salosa dan kawan-kawan dijadwalkan akan melakoni uji coba pada 3 dan 9 November. Untuk uji coba 3 November, lawan yang akan dihadapi rencananya adalah timnas Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Namun uji coba tersebut masih belum pasti karena SUGBK pada 2 dan 3 November digunakan untuk pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sedangkan uji coba kedua yang rencananya diselenggarakan pada 9 November akan melawan timnas Korea Utara (Korut).
“Kami masih mengupayakan untuk digelar pada 4 November. Sebab kalau digelar 5 November sangat sulit karena terlalu mepet dengan jadwal ke Korea Utara yang akan dimainkan pada 9 November. Sedangkan kalau pindah lokasi ke daerah lain juga tidak bisa karena faktor biaya,” ujar Joko, seperti dikutip goal.com.
Sebelumnya, pelatih timnas, Jacksen Ferreira Tiago, sangat mengharapkan timnas bisa menggelar dua uji coba itu guna persiapan bertandang melawan Cina, 15 November mendatang. Para penggawa skuat “Garuda” juga telah dirancang untuk berkumpul kembali pada 23 Oktober di Batu, Jawa Timur, untuk persiapan dua uji coba itu.
“Semoga apa yang kami rencanankan kali ini bisa terlaksana,” kata Jacksen. Seperti diketahui, jelang menghadapi Cina pada lanjutan grup C kualifikasi Piala Asia 2015, Selasa (15/10), timnas gagal menggelar uji coba internasional. Hasilnya, timnas hanya bermain imbang 1-1 dengan Cina.
Joko memaparkan, Boaz Salosa dan kawan-kawan dijadwalkan akan melakoni uji coba pada 3 dan 9 November. Untuk uji coba 3 November, lawan yang akan dihadapi rencananya adalah timnas Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Namun uji coba tersebut masih belum pasti karena SUGBK pada 2 dan 3 November digunakan untuk pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sedangkan uji coba kedua yang rencananya diselenggarakan pada 9 November akan melawan timnas Korea Utara (Korut).
“Kami masih mengupayakan untuk digelar pada 4 November. Sebab kalau digelar 5 November sangat sulit karena terlalu mepet dengan jadwal ke Korea Utara yang akan dimainkan pada 9 November. Sedangkan kalau pindah lokasi ke daerah lain juga tidak bisa karena faktor biaya,” ujar Joko, seperti dikutip goal.com.
Sebelumnya, pelatih timnas, Jacksen Ferreira Tiago, sangat mengharapkan timnas bisa menggelar dua uji coba itu guna persiapan bertandang melawan Cina, 15 November mendatang. Para penggawa skuat “Garuda” juga telah dirancang untuk berkumpul kembali pada 23 Oktober di Batu, Jawa Timur, untuk persiapan dua uji coba itu.
“Semoga apa yang kami rencanankan kali ini bisa terlaksana,” kata Jacksen. Seperti diketahui, jelang menghadapi Cina pada lanjutan grup C kualifikasi Piala Asia 2015, Selasa (15/10), timnas gagal menggelar uji coba internasional. Hasilnya, timnas hanya bermain imbang 1-1 dengan Cina.
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Wednesday, 16 October 2013
BUTUH tiga kali pergantian pelatih bagi timnas senior untuk bisa merebut poin pertama dalam kualifikasi Piala Asia 2015. Apakah dalam partai keempat di kandang Tiongkok bulan depan Pasukan Garuda kembali dipegang pelatih baru?
Laga Pertama (6/2/2013)
Pelatih: Nil Maizar
Lawan: Iraq
Venue: Rashid Stadium, Dubai
Hasil: Kalah 0-1
Pelatih: Nil Maizar
Lawan: Iraq
Venue: Rashid Stadium, Dubai
Hasil: Kalah 0-1
Karena belum rekonsiliasi, materi pemain berasal dari klub-klub Indonesian Premier League. Dengan kekuatan compang-camping dan konflik di sepak bola tengah panas-panasnya, kekalahan 0-1 dari mantan juara Asia itu tak bisa dibilang jelek. Apalagi, Indonesia baru kebobolan pada menit ke-66.
Laga Kedua (23/3/2013)
Pelatih: Rahmad Darmawan (karteker)
Lawan: Arab Saudi
Venue: SUGBK, Jakarta
Hasil: Kalah 1-2
Pelatih: Rahmad Darmawan (karteker)
Lawan: Arab Saudi
Venue: SUGBK, Jakarta
Hasil: Kalah 1-2
Tongkat kepelatihan dipegang pelatih karteker Rahmad Darmawan dengan dibantu Jacksen F. Tiago. Karena sudah rekonsiliasi, materi pemain didominasi penggawa klub-klub Indonesian Super League.
Laga Ketiga (15/10/2013)
Pelatih: Jacksen F. Tiago
Lawan: Tiongkok
Venue: SUGBK Jakarta
Hasil: Seri 1-1
Pelatih: Jacksen F. Tiago
Lawan: Tiongkok
Venue: SUGBK Jakarta
Hasil: Seri 1-1
Ini laga resmi pertama Jacksen sebagai pelatih timnas senior. Jacksen, konon, akan hengkang ke Tiongkok melatih salah satu klub di sana dan posisinya digantikan muka baru tapi lama, Alfred Riedl.
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Friday, 27 September 2013
Timnas Turki akan menjajal Indonesia di babak semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Meski kalah dalam pertandingan terakhirnya, ‘Merah Putih’ disebut Turki punya tim yang bagus dan menerapkan permainan cepat. Turki dinyatakan lolos ke babak semifinal ISG setelah mampu mengalahkan Irak 3-2 pada pertandingan kemarin dan menjadi pemimpin klasemen Grup A.
Sementara Indonesia kalah 1-2 dari Palestina namun berhak lolos ke babak semifinal. Keduanya akan bertemu di babak semifinal yang akan dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (27/9). Manajer Turki Mustafa Ozkuguk menilai timnya dalam kondisi siap untuk pertandingan besok. Sedikit mengetahui kekuatan Indonesia, dia berjanji timnya akan memberikan permainan terbaik.
”Saya melihat Indonesia memiliki permainan cepat baik individu atau bermain sebagai tim. Mereka tim yang sangat serius dan bagus,” ujarnya kepada wartawan di hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (26/9).
Dia mengakui timnya sempat terganggu akibat beberapa pemainnya mengalami cedera. Akan tetapi, lanjutnya hal itu bukan menjadi masalah lantaran dipastikan semua pemainnya bakal diturunkan melawan Indonesia.
”Secara umum tidak ada masalah dengan tim kami. Memang kemarin pemain kami nomor 4 mengalami cedera dan dibawa ke rumah sakit. Tapi itu sudah tidak masalah. Dia akan bermain besok,” simpulnya.
Sementara Indonesia kalah 1-2 dari Palestina namun berhak lolos ke babak semifinal. Keduanya akan bertemu di babak semifinal yang akan dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (27/9). Manajer Turki Mustafa Ozkuguk menilai timnya dalam kondisi siap untuk pertandingan besok. Sedikit mengetahui kekuatan Indonesia, dia berjanji timnya akan memberikan permainan terbaik.
”Saya melihat Indonesia memiliki permainan cepat baik individu atau bermain sebagai tim. Mereka tim yang sangat serius dan bagus,” ujarnya kepada wartawan di hotel Swarna Dwipa, Palembang, Kamis (26/9).
Dia mengakui timnya sempat terganggu akibat beberapa pemainnya mengalami cedera. Akan tetapi, lanjutnya hal itu bukan menjadi masalah lantaran dipastikan semua pemainnya bakal diturunkan melawan Indonesia.
”Secara umum tidak ada masalah dengan tim kami. Memang kemarin pemain kami nomor 4 mengalami cedera dan dibawa ke rumah sakit. Tapi itu sudah tidak masalah. Dia akan bermain besok,” simpulnya.
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Lewat akun twitternya beberapa saat setelah laga berakhir, pemain naturalisasi dari Belanda itu mengucapkan syukur atas kemenangan atas tim Eropa tersebut. "Alhamdulillah kita menang lagi!" tulis pemain yang jadi mualaf tersebut lewat akun @diegomichiels24.
Pada laga tersebut Diego bermain sigap di sisi kiri pertahanan Indonesia. Saat adu penalti, bertindak sebagai algojo kedua, ia juga sukses menaklukkan kiper Turki. Tendangannya menyusur tanah ke arah kanan gawang tak sanggup dibaca sang kiper.
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
PALEMBANG -- Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke final Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 setelah mengalahkan Timnas Turki U-23 lewat adu penalti 7-6 di Stadion Jakabaring Palembang, Jumat (27/9) petang.
Salah satu pemain yang mengungkapkan kebahagiaannya membawa skuat Garuda Muda ke final adalah Syamsir Alam. "Saya selalu percaya Allah itu ada dan Maha Besar. Terima kasih Allah," ujar Syamsir lewat akun twitternya, @syamsiralam.
Meskipun dinilai bermain buruk sepanjang pertandingan, striker DC United itu sukses menunaikan tugasnya sebagai algojo penalti. Ditunjuk sebagai penendang pertama, pemain berusia 21 tahun itu berhasil menaklukkan kiper Turki dengan tendangan terarahnya ke pojok kiri atas gawang.
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Wednesday, 21 August 2013
Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri membawa 20 pemain dari 32 pemain yang saat ini menjalani pemusatan latihan di Sidoarjo, Jawa Timur.
"Rabu pagi, timnas U-19 bertolak dari Surabaya ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menjajal kekuatan Timnas U-19 Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Shah Alam," dalam rilis BTN yang diterima, Rabu (21/8/2013).
Berikut pemain dan official:
Penjaga gawang: Ravi Murdianto, Rully Desrian
Bek: Febly Gushendra, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Rudolof Yanto Basna, Muhammad Fatchu Rochman, Dimas Sumantri, Mahdi Fahri Albaar,
Gelandang: Muhammad Hargianto, Al Qomar Tehupelasury, Zulfiandi, Paulo Oktavianus Sitanggang, Evan Dimas Darmono, Hendra Sandi Gunawan, Maldini
Penyerang: Septian David Maulana, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Angga Febriyanto Putra, Muhammad Dimas Drajad
Ofisial:
Indra Syafri (Manajer/Pelatih),
Nursaelan Santoso (Asisten Pelatih Fisik), Jarot Supriadi (Asisten Pelatih Kiper), Guntur Cahyo Utomo (Asisten Pelatih Mental), dr. Alfan Nur (Dokter Tim), Ruddy William Keeltjes (Penasihat Teknik), Muhni (Kitman)
Nursaelan Santoso (Asisten Pelatih Fisik), Jarot Supriadi (Asisten Pelatih Kiper), Guntur Cahyo Utomo (Asisten Pelatih Mental), dr. Alfan Nur (Dokter Tim), Ruddy William Keeltjes (Penasihat Teknik), Muhni (Kitman)
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Saturday, 17 August 2013
Pekan 33
Selasa 20 Agustus 2013273: Persib vs Persidafon
274: Persita vs Persiram
268: PSPS vs Pelita Jaya
Sabtu 24 Agustus 2013279: Persib vs Persiram
280: Sriwijaya vs Mitra Kukar
285: PSPS vs Persija
Pekan 34
274: Persita vs Persiram
268: PSPS vs Pelita Jaya
Sabtu 24 Agustus 2013279: Persib vs Persiram
280: Sriwijaya vs Mitra Kukar
285: PSPS vs Persija
Pekan 34
Minggu 25 Agustus 2013
282: Persita vs Persidafon
283: Pelita Jaya vs Persisam
Rabu 28 Agustus 2013288:Pelita vs Mitra Kukar
226:Persija vs Persib
Kamis 29 Agustus 2013289:Sriwijaya Persisam
Sabtu 31 Agustus258:Persija vs Pelita
Pekan 34
282: Persita vs Persidafon
283: Pelita Jaya vs Persisam
Rabu 28 Agustus 2013288:Pelita vs Mitra Kukar
226:Persija vs Persib
Kamis 29 Agustus 2013289:Sriwijaya Persisam
Sabtu 31 Agustus258:Persija vs Pelita
Pekan 34
Minggu 1 September 2013
275: Gresik United vs Persiba
276: Arema vs Barito
277: Persela vs Persipura
278: Persepam vs Persiwa
Kamis 5 September 2013
281: Gresik United vs Barito Putra
284: Arema vs Persiba
286: Persela vs Persiwa
287: Persepam vs Persipura
Pekan 35
275: Gresik United vs Persiba
276: Arema vs Barito
277: Persela vs Persipura
278: Persepam vs Persiwa
Kamis 5 September 2013
281: Gresik United vs Barito Putra
284: Arema vs Persiba
286: Persela vs Persiwa
287: Persepam vs Persipura
Pekan 35
Rabu 11 September 2013
290: Barito Putra vs Pelita
291: Persiba vs Sriwijaya
292: Mitra Kukar vs PSPS
293: Persisam Vs Persija
294: Persipura vs Persib
295: Persiwa vs Persita
296: Persiram vs Gresik United
297:Persidafon vs Arema
Pekan ke 36
290: Barito Putra vs Pelita
291: Persiba vs Sriwijaya
292: Mitra Kukar vs PSPS
293: Persisam Vs Persija
294: Persipura vs Persib
295: Persiwa vs Persita
296: Persiram vs Gresik United
297:Persidafon vs Arema
Pekan ke 36
Minggu 15 September 2013
298: Persepam vs Persela
299: Barito Putra vs Sriwijaya
300: Persiba vs Pelita
301: Mitra Kukar vs Persija
302: Persisam vs PSPS
303: Persipura vs Persita
304: Persiwa vs Persiwa
305: Persiram vs Arema
306: Persidafon vs Gresik United
298: Persepam vs Persela
299: Barito Putra vs Sriwijaya
300: Persiba vs Pelita
301: Mitra Kukar vs Persija
302: Persisam vs PSPS
303: Persipura vs Persita
304: Persiwa vs Persiwa
305: Persiram vs Arema
306: Persidafon vs Gresik United
https://www.facebook.com/MajalahPersijaOnline
Tuesday, 13 August 2013
Timnas Indonesia kembali melakukan serangkaian pertandingan ujicobanya setelah kemarin melakukan pertandingan melwan tim-tim eropa. Kali ini timnas akan mencoba menghadapi Filipina.
Pertandingan melawan Filipina sendiri akan dilaksanakan pada Tanggal 14 Agustus nanti di Stadion manahan Solo.
Untuk laga uji coba kali ini Pelatih Jacksen memanggil pemain naturalisasi yang bermain utuk Almere City yaitu Stefano Lilipaly. Pada tiga laga eksebisi terakhir, Lilipaly tak bisa berpartisipasi karena terkendala izin dari klubnya, Almere City. Dan dalam laga ini mungkin ia akan memulai debutnya bersama timnas Indonesia. Selain itu kiper pada laga ini bukanlah Kurnia Meiga tapi Kiper muda Persija Jakarta, Andritany. Dan kali ini Pelatih tidak memanggil SVD.
Pemain akan mulai berkumpul pada pemusatan latihan di Solo sejak 11 Agustus 2013. Laga uji coba ini sebagai persiapan Timnas Indonesia untuk menghadapi pertandingan kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Cina, 15 Oktober mendatang, di Indonesia.
Bek : Hasim Kipuw (Arema Malang), Yustinus Pae (Persipura), Ruben Sanadi (Persipura), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Victor Igbonefo (Arema Malang), M.Robby (Persisam Samarinda), Firdaus Ramadhan (Persita Tangerang), Abduhrahman (Sriwijaya FC).
Gelandang : Slamet Nur Cahyono (Persiba Bantul), Taufiq (Persebaya 1927), Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Vendri Mofu (Semen Padang), Stefano Lilypaly (Almere City), Andik Vermansyah (Persebaya 1927).
Penyerang : Boaz Solossa (Persipura Jayapura), Titus Bonay (Semen Padang), Patrick Wanggai (Persipura Jayapura), Greg Nwonkolo (Arema Malang), Ferdinand Sinaga (Persisam Samarinda).
SEMOGA INDONESIA MENANG AMIN
Pertandingan melawan Filipina sendiri akan dilaksanakan pada Tanggal 14 Agustus nanti di Stadion manahan Solo.
Untuk laga uji coba kali ini Pelatih Jacksen memanggil pemain naturalisasi yang bermain utuk Almere City yaitu Stefano Lilipaly. Pada tiga laga eksebisi terakhir, Lilipaly tak bisa berpartisipasi karena terkendala izin dari klubnya, Almere City. Dan dalam laga ini mungkin ia akan memulai debutnya bersama timnas Indonesia. Selain itu kiper pada laga ini bukanlah Kurnia Meiga tapi Kiper muda Persija Jakarta, Andritany. Dan kali ini Pelatih tidak memanggil SVD.
Berikut Daftar Lengkap Pemain Indonesia untuk menghadapi Filipina
Penjaga gawang : Andritany (Persija), I Made Wirawan (Persib Bandung), Dian Agus Prasetyo (Barito Putra).Bek : Hasim Kipuw (Arema Malang), Yustinus Pae (Persipura), Ruben Sanadi (Persipura), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Victor Igbonefo (Arema Malang), M.Robby (Persisam Samarinda), Firdaus Ramadhan (Persita Tangerang), Abduhrahman (Sriwijaya FC).
Gelandang : Slamet Nur Cahyono (Persiba Bantul), Taufiq (Persebaya 1927), Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Vendri Mofu (Semen Padang), Stefano Lilypaly (Almere City), Andik Vermansyah (Persebaya 1927).
Penyerang : Boaz Solossa (Persipura Jayapura), Titus Bonay (Semen Padang), Patrick Wanggai (Persipura Jayapura), Greg Nwonkolo (Arema Malang), Ferdinand Sinaga (Persisam Samarinda).
SEMOGA INDONESIA MENANG AMIN
Labels:TimNas Indonesia | 0
comments
Subscribe to:
Posts
(Atom)





